Paku di Pagar

Anton adalah seorang anak yang memiliki tabiat yang kurang baik. Gampang sekali marah, memaki, ataupun mengomel, kepada siapa saja.
Suatu hari ayahnya memberikan sekantung paku seraya berpesan, setiap kali Anton marah, memaki atau mengomel, ia harus menancapkan sebuah paku pada kayu pagar belakang rumah.
Di hari pertama saja, Anton menancapkan 27 paku.
Hari demi hari berikutnya ia mampu mengurangi jumlah paku yang mesti ditancapkan.
Lama-lama ia menjadi sadar, bahwa ternyata lebih mudah mengendalikan emosinya daripada harus menancapkan paku di pagar belakang rumah.
Ia melaporkan hal itu pada sang ayah.
MULTI-POSTING FACEBOOK GROUPS & PAGES
Posting ke banyak Group dan Pages Facebook sekaligus!Mempercepat pekerjaan promosi bisnis Muhammad Ampera setiap hari.
Waktu Muhammad Ampera sangat berharga, gunakan untuk MEMIKIRKAN perkembangan bisnis Muhammad Ampera.
JANGAN membuang waktu untuk mengerjakan rutinitas setiap hari.
MULTI-POSTING FACEBOOK GROUPS & PAGES
Kini hanya Rp 45.000Muhammad Ampera bebas multi-posting selama 1 bulan penuh!
| SEGERA AKTIFKAN MULTI-POSTING Muhammad Ampera Transfer ke Rekening berikut: |
|
| Nomor Rekening | 3423137980 |
| Nama Pemilik Rekening | Muhammad Ampera ) |
| Nama Bank | BCA |
| Jumlah Transfer | Rp 45.000 |
| Setelah transfer, kirim SMS aktivasi: NOMOR1 HOKI [user-id nomor1] [nomor rekening darimana transfer dilakukan] Kirim SMS di atas ke nomor: 0812-9764-4524 |
|
| Click link di bawah ini bila Muhammad Ampera belum punya User-ID Nomor1 http://nomor1.net/muhaam417 |
|
Dilarang keras menggunakan multi-posting untuk spamming maupun mengirimkan pesan-pesan yang melanggar hukum/susila/rasial !!!
Setelah itu ayahnya menyarankan, mulai sekarang Anton diharuskan mencopot kembali satu paku setiap kali ia berhasil mengendalikan emosinya.
Pada akhirnya Anton berhasil mencopot semua paku yang tertancap pada kayu pagar tersebut.
Sang ayah kemudian menggandeng Anton melihat pagar kayu.
"Kau telah melakukan sesuatu yang baik anakku. Namun,
... baca selengkapnya di Paku di Pagar Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda